KATEGORI

Minggu, 13 Januari 2013


Manfaat belajar samantik bagi mahasiswa bahasa dan sastra Indonesia dan kalangan masyarakat awam 




Terkadang kita belum pernah tahu  apa yang dapat kita petik dari belajar ilmu semantik apakah ada hal-hal penting dari ilmu semantik,  bagi mahasiswa bahasa dan sastra Indonesia, atau kalangan masyarakat yang  awam. Kita harus tahu dulu pengertian atau definisi ilmu semantik itu sendiri. Kata semantik dalam bahasa Indonesia (Inggris: semantics) berasal dari bahasa Yunani Sema (kata benda yang berarti “tanda” atau “lambing”. Kata kerjanya adalah semanio yang berarti “menandai” atau “melambangkan”. Yang dimaksud dengan tanda atau lambang  di sini sebagai padanan sema itu adalah tanda linguistik (prancis: signe linguistique) seperti yang dikemukakan oleh Ferdinand de sausure (1966), yaitu yang terdiri dari (1) komponen yang mengartikan, yang berwujud bentuk-bentuk bunyi bahasa dan (2) komponen yang diartikan atau makna dari komponen yang pertama itu. Kedua komonen ini adalah tanda atau lambing; sedangkan yang ditandai dan di lambanginya adalah suatu yang berbeda di luar bahasa yang lazim disebut refern atau hal yang ditunjuk.  
Bagi yang berkecimpung dalam penelitian bahasa seperti yang belajar di fakultas sastra, ilmu semantik akan member bekal teoritis kepadanya untuk dapat menganalisis bahasa, atau bahasa-bahasa yang telah di pelajarinya. Sedangkan bagi guru atau calon guru, pengetahuan mengenai semantik, akan member manfaat teoritis dan praktis. Manfaat teoretis dan juga manfaat praktis. Manfaat teoretis karena dia sebagai guru bahasa harus pula mempelajari dengan sungguh sungguh akan bahasa yang di ajarkannya. Teori teori semantik ini akan menolongnya memahami lebih baik “rimba belantara rahasia” bahasa yang diajarkannya itu. Sedangkan manfaat praktis akan berupa kemudahan bagi dirinya agar mengajarkan bahasa itu pada muridnya.
Manfaat yang dapat kita petik dari ilmu semantik sangat tergantung dalam bidang yang kita geluti dalam tugas kita sehari-hari. Bagi seorang wartawan, seorang reporter, atau orang-orang yang berkecimpung dalam dunia persurat kabaran dan pemberitaan, mereka barangkali akan memperoleh manfaat praktis dari pengetahuan mengenai semantik. Pengetahuan semantik akan memudahkannya dalam memilih dan menggunakan kata dengan makna yang tepat dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat umum. 
Adakah manfaat semantik bagi orang awam ? Tentu saja ada. Memeng bagi orang awam, atau bagi orang-orang yang kebanyakan pada umumnya, pengetahuan yang luas akan teori semantik tidaklah diperlukan. Tapi pemakaian dasar-dasar semantik tentunya masih diperlukan untuk memahami dunia di sekelilingnya yang penuh dengan informasi dan lalu lintas kebahasaan. Semua informasi yang ada di sekelilingnya, dan yang juga harus mereka serap, berlangsung mengenai bahasa, melalui dunia lingual. Sebagai manusia bermasyarakat tidak mungkin mereka bias hidup tanpa memahami alam sekeliling mereka yang berlangsung melalui bahasa. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar